Ikuti  joehoogi.cf  di:

Nyanyian Setya Novanto



Dalam skandal megakorupsi proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) ternyata tersangka Setya Novanto tidak sendirian. Dari nyanyian kesaksian Setya Novanto sendiri ternyata Setya Novanto tidak memakan sendirian aliran duit proyek E-KTP, tetap masih banyak keterlibatan para pejabat tinggi negara juga turut memakannya.

Jika Rule of Law yang bersandar kepada Equality Before the Law yang menjadi standardnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), maka KPK seharusnya tidak melakukan tebang pilih mengenai siapa saja yang telah terlibat dalam skandal korupsi berjamaah proyek E-KTP. Tidak cukup membabat Setya Novanto sebagai batang tersangkanya saja, melainkan ada keberanian dari KPK untuk membabat hingga sampai kepada akar-akar tersangkanya sebab selama ini terbukti betapa tersangka Setya Novanto tidak sendirian dalam melakukan skandal korupsi berjamaah proyek E-KTP.  

Betapa publik sudah banyak tahu kalau dalam kasus Setya Novanto ada peristiwa aliran duit proyek E-KTP yang telah menjadi bancakan dari keterlibatan para pejabat tinggi negara. Hanya saja publik tidak tahu siapa saja pejabat tinggi negara yang turut terlibat dalam skandal korupsi berjamaah proyek E-KTP. Oleh karena itu agar tidak tercipta tuduhan yang saling memfitnah di kalangan masyarakat sendiri, maka dibutuhkan keberanian sikap dari KPK untuk mengungkapkan siapa saja yang menjadi akar-akar tersangkanya. 

Kini semua berpulang kepada KPK mau berlanjut sampai seakarnya ataukah cukup memangkas batangnya bernama Setya Novanto sebagai tumbal tersangka? Menurut saya betapa kasus Setya Novanto ini merupakan ujian terberat dari KPK untuk menegakkan kewibawaan Indonesia sebagai Negara Hukum sebab dalam adagium hukum pidana, lebih baik membebaskan seribu orang bersalah dari pada menghukum satu orang tidak bersalah.



Salam,
Joe Hoo Gi



Mau komentar? Klik di sini!



loading...

Baca Artikel Lainnya :

Memuat...
loading...

Comments