Ikuti  joehoogi.cf  di:

Catatan Rasio Hutang Indonesia

Wait Loading...


Ada sempoa tergeletak di meja kerjaku. Ketimbang tidak ada kerjaan dan bengong sendirian mendingan iseng-iseng asah otak belajar hitung-hitungan perihal hutang Indonesia yang diawali dari Rezim Otoriter Orde Baru Presiden Suharto sampai Ordo Reformasi Presiden BJ Habibie, Gus Dur, Megawati, SBY dan Jokowi.

Konon hingga sampai hari ini berdasarkan data legasi akurasi Bank Indonesia rasio hutang Indonesia mencapai 4034 trilyun rupiah dari mulai Rezim Otoriter Orde Baru Soeharto hingga sampai Ordo Reformasi Presiden Jokowi.

Kumencoba untuk membedahnya kembali. Hutang Negara pada masa Rezim Otoriter Orde Baru Presiden Soeharto 673 trilyun rupiah. Hutang Negara pada masa Ordo Reformasi Presiden BJ Habibie 85.34 trilyun rupiah. Hutang Negara pada masa Ordo Reformasi Presiden Gus Dur sama sekali belum pernah merasakan hutang alias 0 rupiah. Hutang Negara pada masa Ordo Reformasi Presiden Megawati 472 trilyun rupiah, Hutang Negara pada masa Ordo Reformasi Presiden SBY 2497 trilyun rupiah. Hutang Negara pada masa Ordo Reformasi Presiden Jokowi 307 trilyun rupiah.

Jika akumulasi hutang Indonesia mencapai 4034 trilyun rupiahlantas sebagai anak bangsa saya mau bertanya, apakah sisanya 3727 trilyun rupiah merupakan kesalahan yang harus menjadi tanggung jawab dari Ordo Reformasi Presiden Jokowi? Padahal realitasnya hingga sampai hari ini, hutang Negara pada Ordo Reformasi Presiden Jokowi hanya 307 trilyun rupiah, yang jauh lebih kecil jumlah hutang negara dibandingkan pada masa Rezim Otoriter Orde Baru Presiden Soeharto , Ordo Reformasi Presiden Megawati dan Ordo Reformasi Presiden SBY.


Salam,
Joe Hoo Gi



Anda mau komentar? Klik di sini!



Baca Artikel Lainnya :

Wait Loading...
Wait Loading...

Comments