Ikuti  joehoogi.cf  di:

Memperbaiki PC Berulang Kali Mati Hidup Sendiri (Part 2)

Wait Loading...




Pada tulisan saya sebelumnya Memperbaiki PC yang Berulang kali Mati Hidup Sendiri (Part 1) ternyata pada kasus tertentu kendala PC yang berulang kali mati hidup sendiri tidak cukup diselesaikan hanya dengan membersihkan dan memberikan thermal paste pada tubuh luar processor. Artinya, pada kasus tertentu setelah dilakukan upaya pembersihan dan pemberian thermal paste yang baru pada tubuh di luar processor yang thermal pastenya sudah mulai mengering, tapi alhasilnya  PC tetap pada kendala berulang kali mati hidup sendiri. Kalau sudah begini solusi apa lagi yang harus kita perbuat tanpa harus mengambil jalan pintas putus asa untuk mengganti atau membeli motherboard baru? 

Padahal problem untuk mengganti atau membeli motherboard baru pun kadang ada kendalanya sendiri, kecuali harganya yang mahal, kadang type motherboard yang lawas, stock barunya sudah tidak lagi dijual di pasaran, sehingga mau tak mau harus mencari barang seconds kalau tetap ngeyel ingin memiliki motherboard dengan type yang sama. Kalau pun mengganti dengan type motherboard yang berbeda, kadang jenis RAM dan processor yang ada pada kita tidak cocok alias tidak dapat digunakan, sehingga RAM dan processor harus turut pula diganti. Kalau sudah begini maka berapa cost yang harus kita keluarkan? Jika tidak ingin dibebankan cost dengan pergantian motherboard yang baru, maka solusinya tetap merepair motherboard lawas kita yang kendalanya ada pada PC yang berulang kali mati hidup sendiri. 

Langkah upaya pertama lakukanlah pengukuran tegangan volt DC pada kabel soket ATX 24 PIN dengan menggunakan alat multi tester. Ukurlah daya volt pada setiap warna kabel ketika switch PC dalam kondisi normal. Kabel warna oranye +3.3 volt, merah +5 volt, abu-abu +5 volt, ungu +5 volt, kuning +12 volt, biru -12 volt, hitam sebagai ground, hijau sebagai power switch ON dan putih -5 volt. 

Jika upaya pengukuran sudah sesuai ketentuan tersebut di atas, maka lakukanlah ke langkah upaya kedua. Coba hidupkanlah PC dan biarkan PC dalam kendalanya yaitu mati hidup sendiri berulang kali, lantas ambillah kabel secukupnya, kemudian jumperkan ke kabel hijau dan kabel hitam atau ground. Harus diperhatikan ketika kabel hijau dan hitam mau dijumper, maka PC sudah dalam kondisi menyala. Jangan sampai ketika PC dalam kondisi stand by, kabel hijau dan hitam masih menjumper sebab dalam kondisi begini ketika PC dinyalakan maka dapat mengakibatkan konsleting pada PSU.


Lihatlah perubahan apa yang terjadi setelah kabel hijau dan hitam dijumper? Jika PC mendadak kehilangan kendalanya, tidak lagi mati hidup sendiri berulang kali, maka sangat dipastikan komponen IC yang berada di soket ATX 24 PIN mengalami kecacatan. Coba bersihkan kaki-kaki komponen IC tersebut dengan sikat gigi yang tak terpakai. Jika setelah dilakukan pembersihan pada kaki-kaki IC ternyata kendala tetap sama maka dapat dipastikan IC mengalami kerusakan. Solusi final uang dapat diupayakan tetap melakukan jumper dari kabel hijau ke kabel hitam menjadi satu.

Untuk menghindari kealpaan yang berakibat konsleting, maka dibutuhkan langkah pengamanan dengan memberi komponen relay 12 volt agar upaya otomatis dapat dikerjakan melalui alat relay ini.  Dibutuhkan output relay yang terdiri dari tiga kabel warna. Kabel warna kuning untuk +12 volt, kabel warna hijau untuk power switch ON dan kabel warna hitam untuk ground
Meski PC sudah dalam kondisi normal, tidak mengalami mati hidup sendiri secara berulang kali,tapi switch reset sudah tidak bisa difungsikan kembali. Selain tidak dapat direset, PC tidak dapat diistirahatkan  meskipun sudah diupayakan lewat shutdown tetap saja yang terjadi PC malah melakukan restart. Sehingga dibutuhkan upaya  pensiasatan untuk mengistirahatkan PC dengan cara matikan PC secara paksa ketika PC sebelum mencapai restart.
Salam,
Joe Hoo Gi



Anda mau komentar? Klik di sini!



Baca Artikel Lainnya :

Wait Loading...
Wait Loading...

Comments