Ikuti  joehoogi.cf  di:

Ketika Natal Tiba Ada Nusantara Di Wajah Arab

Wait Loading...


Ketika Natal menjelang tiba, ummat Muslim di Indonesia dihimbau untuk tidak segan-segan menjauhi pohon Natal cemara, menjauhi topi Santa Klause karena dianggap simbol pemurtadan sebaliknya ummat Muslim di Arab malah mendekati pohon Natal cemara rame-rame mengenakan topi Santa Klause untuk bersuka cita berselfi ria.
Ketika Natal menjelang tiba, 
mengapa fonomenal peradaban 
di negara-negara Islam 
di Timur Tengah 
mendadak menjadi nuansa Nusantara 
menjunjung tinggi kebersamaan 
untuk tidak mengais perbedaan, 
sementara sebaliknya 
di peradaban Indonesia 
mendadak nyaris tak mengenal 
kebersamaan dalam perbedaan.

Ketika Natal menjelang tiba, 
ummat Muslim di Indonesia 
dihimbau untuk tidak segan-segan 
menjauhi pohon Natal cemara, 
menjauhi topi Santa Klause 
karena dianggap simbol pemurtadan 
sebaliknya ummat Muslim di Arab 
malah mendekati pohon Natal cemara 
rame-rame mengenakan topi Santa Klause 
untuk bersuka cita berselfi ria.

Ketika Natal menjelang tiba, 
di tempat-tempat perbelanjaan,
hotel-hotel,
kantor-kantor 
dan bank-bank di Indonesia 
telah dihimbau 
untuk tidak memasang 
atribut Natal 
secara berlebihan, 
sementara sebaliknya di Arab 
atribut Natal serta merta 
menghiasi di sepanjang jalan perkotaan 
siapa saja diperkenankan 
merayakan tanpa larangan dan pantangan.

Ketika Natal menjelang tiba 
mendadak wajah di bumi Arab 
berubah menjadi wajah 
bumi Nusantara. 
Konon dunia telah mencatat 
melalui Guinness Book of World Records 
betapa satu-satunya di negeri Arab 
Hotel Emirates Palace di Abu Dhabi 
memamerkan pohon Natal cemara raksasa 
dekorasi termewah dan termahal 
seharga 11 juta dollar USA.


Salam,
Joe Hoo Gi



Anda mau komentar? Klik di sini!



Baca Artikel Lainnya :

Wait Loading...
Wait Loading...

Comments