Ikuti  joehoogi.cf  di:

Selamat Hari Guru Nasional

Seorang guru adalah korban,korban untuk selama-lamanya. Kewajibannya terlalu berat, membuka sumber kebajikan yang tersembunyi dalam tubuh anak-anak bangsa (Pramoedya Ananta Toer)
Aku terperanjat 
dari meja komputerku 
sebab ternyata waktu 
sudah menunjukkan jam 06.30 WIB 
tapi anakku masih asyik 
mendengkur dengan mimpinya. 
Segera aku membangunkannya 
agar dia segera mandi 
untuk bergegas bersiap 
berangkat ke sekolah 
tapi dia mengingatkanku 
kalau hari ini 25-11-2017 
semua sekolah di Indonesia libur 
sebab hari ini 
sebagai Hari Guru Nasional ke-72.

Mendengar kuosa kata guru 
aku menjadi teringat 
tiga puluh tahunan yang lalu 
ketika masih kurasakan 
pernah menjadi seorang murid 
dari sekolah dasar 
sampai sekolah menengah pertama 
hingga sekolah menengah atas 
betapa guru-guru di sekolahku 
telah banyak mencetak 
masa depan para muridnya 
minimal dapat mencerdaskan 
para anak bangsa sendiri 
dari rimba kebodohan.

Masih jelas teringat 
betapa aneka karakter 
perilaku para guru 
juga berbeda-beda, 
ada yang lemah lembut, 
ada yang tegas wibawa, 
ada yang keras berbelas, 
ada yang otoriter killer 
dalam memberikan pendidikan 
kepada para muridnya 
yang kadang mbeling urakan 
tapi kadang tertib dan culun 
inilah serba-serbi perangai guru 
sebab para guru pun manusia 
tiada yang pernah ideal. 

Ing ngarsa sung tulada,
ing madya mangun karsa 
tut wuri handayani,
tulis Ki Hadjar Dewantara.
Guru kencing berdiri
murid kencing berlari, 
ujar James P Pardede
Seorang guru adalah korban,
korban untuk selama-lamanya.
Kewajibannya terlalu berat, 
membuka sumber kebajikan 
yang tersembunyi dalam tubuh 
anak-anak bangsa,
tulis Pramoedya Ananta Toer. 
Guru yang tak tahan kritik 
boleh masuk keranjang sampah 
sebab guru bukan dewa 
yang selalu benar 
dan murid bukan kerbau, 
kata Soe Hok Gie.



Salam,
Joe Hoo Gi




Mau komentar? Klik di sini!



loading...

Baca Artikel Lainnya :

Memuat...
loading...

Comments