Ikuti  joehoogi.cf  di:

Membedah Methode Berpikir Anti Tikus Tapi Pro Kecoak

Betapa aku tidak bisa memahami methode logika berpikir kalian. Di satu sisi kalian teramat jijik tiada ampun kepada para tikus yang notabene sudah menjadi bagian mimpi kelam akibat tragedi pasca 1965, tapi di sisi lain kalian persilahkan para kecoak bernama cita-cita Negeri Khilafah yang menthogutkan 4 Pilar Kebangsan: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika untuk menguasai lumbung keyakinan kalian.
Kalian serukan perlawanan 
kepada para tikus 
bernama Partai Komunis Indonesia 
yang sudah tidak satupun berkeliaran 
di kampung-kampung Nusantara kita 
sebab tragedi pasca 1965 
telah membuat 500 ribu lebih 
populasi para tikus dibantai 
tanpa proses peradilan 
menjadi serpihan bangkai sejarah 
dari makam-makam bisu 
angker tidak terurus.

Ketika para tikus 
yang dijamin sudah tidak ada, 
kalaupun masih ada 
hanyalah kumpulan para tikus 
yang sudah jompo dan peot, 
tapi tetap saja 
kalian terjangkit phobia 
yang terus menganggap betapa Tikus 
yang tidak punya kekuatan itu 
tapi masih saja kalian anggap 
punya kekuatan, 
sementara ironisnya 
kalian biarkan para kecoak 
bernama cita-cita Negeri Khilafah 
berkeliaran menebar penyakit 
menthogutkan 4 Pilar Kebangsan: 
Pancasila, 
Undang-Undang Dasar 1945, 
Negara Kesatuan Republik Indonesia, 
Bhinneka Tunggal Ika
menggerus dapur-dapur 
bahkan kalian persilahkan 
para kecoak berpesta pora 
di meja-meja makan kalian.

Betapa aku tidak bisa memahami 
methode logika berpikir kalian. 
Di satu sisi kalian teramat jijik 
tiada ampun kepada para tikus 
yang notabene sudah menjadi 
bagian mimpi kelam 
akibat tragedi pasca 1965, 
tapi di sisi lain 
kalian persilahkan para kecoak 
bernama cita-cita Negeri Khilafah 
yang menthogutkan 4 Pilar Kebangsan: 
Pancasila, 
Undang-Undang Dasar 1945, 
Negara Kesatuan Republik Indonesia, 
Bhinneka Tunggal Ika 
untuk menguasai lumbung keyakinan kalian.

Salam,
Joe Hoo Gi



Mau komentar? Klik di sini!



loading...

Baca Artikel Lainnya :

Memuat...
loading...

Comments