Ikuti  joehoogi.cf  di:

Dirgahayu Indonesia Di Usia Kegaduhan 71 Tahun

Wait Loading...

Selama kegaduhan hanya sebatas di mulut saja, selama kegaduhan tidak berakhir pada huru-hara dan selama kegaduhan tidak sampai angkat senjata anggap saja sebagai kemerdekaan berpendapat yang dijamin undang-undang di negeri demokrasi.
Para elite di negeri ini 
paling demen dengan kegaduhan 
apa saja telah dipergaduhkan 
kalau tidak gaduh 
katanya tidak asyik. 
Apa yang digaduhkan 
pada Archandra Tahar
Apa karena kegaduhan 
fatal beliau 
punya dua kewarganegaraan? 
Mengapa yang dipergaduhkan 
hanya Arcandra Tahar?

Tengok kanan-kirimu tak sedikit 
dari para anak bangsa sendiri 
juga punya dua kewarganegaraan 
mengapa tidak dipergaduhkan? 
Saya juga banyak teman 
mereka juga anak bangsa sendiri 
mereka tinggal di luar Indonesia 
kadangkala mereka pulang ke Indonesia 
rindu pada tanah air sendiri 
padahal mereka punya kewarganegaraan lain 
tapi mengapa tidak terjadi kegaduhan?

Apa karena Archandra Tahar 
menjabat sebagai menteri? 
Sementara Prabowo Subianto dan BJ Habibie 
boleh punya dua kewarganegaraan 
oleh karena beliau bukan menteri? 

Kini Presiden ambil tindakan 
sebab Presiden tak mau ada kegaduhan. 
Archandra Tahar diresufle dengan hormat 
tapi lagi-lagi kegaduhan tetap terjadi 
kebijakan resufle Presiden dicaci-maki 
akibat terlanjur ceroboh 
menentukan Hak Prerogratif

Jika kegaduhan 
menjadi pilihan jalan keluar 
maka Presiden pasti garuk-garuk kepala 
bingung menghadapi 
cara berpikir para elitenya. 
Archandra Tahar jadi menteri dipergaduhkan,
Archandra Tahar diresufle pun 
tetap dipergaduhkan. 
Alamak para elite ini 
maunya apa ya?

Sudahlah Bapak Presiden Yang Mulia.
Biarlah kegaduhan itu terjadi 
suka tak suka 
memang harus terjadi. 
Jika tak suka 
dengarkan saja 
orkes iramanya. 
Jika terlalu keras 
tutup kuping saja. 
Anjing menggonggong 
kafilah berlalu.

Sudahlah Bapak Presiden Yang Mulia.
Selama kegaduhan 
hanya sebatas di mulut saja, 
selama kegaduhan tidak berakhir 
pada huru-hara 
dan selama kegaduhan 
tidak sampai angkat senjata 
anggap saja sebagai kemerdekaan berpendapat 
yang dijamin undang-undang 
di negeri demokrasi.

Sebab ini bangsa besar 
multikultural. 
Ibarat samodra yang bergelombang 
memukul dan mengebu-gebu 
bukan sawah yang adem tentrem 
kadyo siniram wayu sewindu lawase.

Dirgahayu Indonesia 
di usia kegaduhan 71 tahun. 

Salam,
Joe Hoo Gi



Anda mau komentar? Klik di sini!



Baca Artikel Lainnya :

Wait Loading...
Wait Loading...

Comments