xmlns:b='http://www.google.com/2005/gml/b' xmlns:data='http://www.google.com/2005/gml/data' xmlns:expr='http://www.google.com/2005/gml/expr'>

Rabu, 30 Mei 2018

Bebaskan Irfan. Mau Tunggu Apa Lagi?

Siapa saja manusianya pada hakekatnya ketika nyawa manusia ada dalam cengkraman pengancaman yang akan merenggut nyawa hidupnya atau dihadapkan kepada realitas di antara dua pilihan hidup atau mati maka manusia siapa saja pasti secara reflek alamiah akan berjuang melindungi nyawanya (overmacht) agar terhindar dari pilihan kematian di luar takdirNya.

Rabu, 18 April 2018

Jokowi Di Tengah Kegaduhan Tagar 2019 Ganti Presiden

Kendala sebagai ancaman untuk Indonesia pada era kepemimpinan Presiden Joko Widodo tiada lain para oposisinya ingin melakukan perubahan melalui target Pokoknya Asal Bukan Jokowi. Sepak terjang Pokoknya Asal Bukan Jokowi inilah yang acapkali muncul dalam percaturan perpolitikan di Indonesia sekarang. Meskipun Jokowi sebagai Presiden telah melakukan berbagai macam kebijakan yang berkeadilan dan pro rakyat tapi tetap saja kebijakannya dipandang hanya sebelah mata sebab tolok ukurnya selama program kebijakannya itu datang dari Jokowi maka kebijakan yang berkeadilan pun tetap dipersepsikan sebagai kebijakan yang tidak berkeadilan, dan kebijakan yang pro rakyat pun tetap dipersepsikan aebagai kebijakan yang serba menindas rakyat. Pokoknya segala cara yang haram dan irasional akan menjadi halal dan rasional selama target tujuannya Pokoknya Asal Bukan Jokowi.

Sabtu, 14 April 2018

Mengkritisi Sosok Ketokohan Amien Rais


Pesan Sang Binatang Jalang, Chairil Anwar dalam salah satu puisinya di tahun 1943 berjudul Diponegoro, ada kalimat yang tertulis di bait puisinya: "Sekali berarti, sudah itu mati". Pesan Chairil Anwar ini jika dikaitkan dengan sosok ketokohan Amien Rais tampaknya tidak akan pernah berlaku dan tidak akan berarti apa-apa untuk sosok ketokohan anak bangsa sendiri bernama Amien Rais.

Kamis, 12 April 2018

Freudian Bernama Rocky Gerung


Sebagai seorang akademisi, sekaligus pemerhati terhadap ilmu filsafat, Rocky Gerung menunjukkan sikap ide pemikirannya tampil berada dalam lingkaran sebagai Freudian, menawarkan konsep berpikirnya dalam kajian kritisnya ala Sigmund Freud, khususnya perihal ide-ide psikoanalisanya yang telah mengkritisi Kitab Suci sebagai kajian tembaknya.

Kamis, 05 April 2018

Jangan Jauhkan Puisi Dari Sukmanya

Kalau saja sampai ada sebuah ekspresi bernama puisi diintimidasi, dipersekusi, diintrograsi atau dipolisikan dan bahkan sampai diadili maka saya lah orang pertama menolak kesewenang-wenangan itu sebab puisi harus dilawan dengan puisi, suka tidak suka adalah selera. Puisi tumbuh dari ekspresi. Puisi bukan tumbuh dari pesanan, dia bisa bebas berbicara apa saja.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *