Jumat, 15 Juni 2018

Spekulasi Jawaban Di Seputar SP3 Kasus Chat Porno HRS


Mendadak publik dikejutkan dengan penampilan video berdurasi 8 menit 55 detik dari pernyataan Habib Rizieq Shihab (HRS) yang diberi judul SP3 Chat Fitnah Di Hari Raya Penuh Fitrah melalui account channel TV Front di YouTube yang dipublikasikan pada tanggal 14 Juni 2018. Klik di sini untuk menontonnya kembali. Substansi pesan yang ada dalam video ini intinya ucapan terimakasih dari HRS terhadap diterbitkannya Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) atas kasus hukum chat porno yang menjeratnya sebagai tersangka. Hanya saja video berdurasi 8 menit 55 detik ini, menurut saya ada kejanggalan sebab tidak ada upaya dari HRS untuk menunjukkan secarik kertas yang diklaimnya sebagai bukti SP3 yang konon dijamin keasliannya itu secara screenshot kepada publik.

Kamis, 14 Juni 2018

Melebarkan Pintu Maaf Sesama Anak Bangsa


Kepada kawan-kawanku sesama Blogger, Instagrammer, Facebooker, Twitterati, Telegrammer, WhatsApper dan YouTuberDalam krisis kebangsaan yang sama-sama kita rasakan beberapa bulan belakangan ini hingga anak-anak bangsa saling berlomba menebar kebencian dan berujung nyaris melupakan warna bendera sendiri. Sementara Ibu Pertiwi telah diibutirikan di negeri sendiri.


Rabu, 06 Juni 2018

Kekacauan Tata Bahasa Tagar 2019 Ganti Presiden

Terhadap maraknya Tagar 2019 Ganti Presiden yang bergulir ke tengah masyarakat akhir-akhir ini, saya anggap sebagai kekacauan tata bahasa jika tidak mau disebut sebagai tindak pengingkaran terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebab memiliki kandungan multi tafsir yang bisa dibelokkan pengertiannya sebagai wujud pengingkaran terhadap Undang-Undang Dasar 1945 sebab makna Ganti Presiden dapat berkonotasi tafsir sebagai niat untuk mengganti Kepala Kekuasaan Pemerintahan di luar Presiden atau di luar Republik sebagaimana yang sudah diatur dalam Pasal 1 UUD 1945 bahwa, Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan yang berbentuk Republik. Selanjutnya dalam Pasal 4 UUD 1945 tertulis bahwa, Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar.

Senin, 04 Juni 2018

Apakah Kita Akan Menjemput Kiamat Bersama?

Janganlah membangunkan macan yang tertidur lelap. Pasalnya jika membangunkan macan yang sedang tidur, maka macan yang bangun dari tidurnya akan bereaksi dengan agresif. Macan yang saya maksud di sini tiada lain adalah ormas Islam tertua dan terbesar kita bernama Nahdatul Ulama (NU). Sejarah telah menunjukkan kepada kita betapa NU adalah ormas Islam tertua dan terbesar di antara semua ormas Islam yang ada di Indonesia. Sejarah banyak menulis peranan perjuangan NU dalam membangkitkan gairah pemikiran dan dinamika sosial kepada umat Islam di Indonesia, terutama peranan dakwahnya yang lebih memperhatikan rasa persaudaraan yang berpijak pada semangat ukhuwah dalam perbedaan.  


Minggu, 03 Juni 2018

Koreksi Kepada Fahri Hamzah: Jadilah Oposan Melek Berita, Bukan Oposan Gebyah Uyah

Kalau saja seandainya yang terjadi adalah aparat kepolisian atas nama Kekuasaan Negara memasuki area kampus kemudian melakukan intervensi berupa security approach terhadap para aktivis mahasiswa yang kritis sedang melakukan aksi mimbar bebas atau ajang perdebatan dalam kancah diskusi, maka saya sebagai orang yang pernah dibesarkan sebagai aktivis mahasiswa di era kekuasaan otoriter Orde Baru tentunya sependapat dengan protes yang disampaikan Fahri Hamzah perihal aparat kepolisian Tim Densus 88 anti Teror memasuki penggeledahan dan penangkapan kepada aktivis mahasiswa di Universitas Negeri Riau



Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *